Aktifitas Pariwisata Labuan Bajo Lumpuh Total Selama Sebulan

1.435

 

 

Ribuan massa Formapp kembali menggelar aksi demonstrasi di Labuan Bajo, Jumat (29/7/2022).  Foto/istimewa

 

LABUAN BAJO |Pojokbebas.com |
Seluruh Asosiasi dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo telah menandatangani Nota Kesepahaman bersama menghentikan aktifitas pelayanan jasa pariwisata selama sebulan ke depan, 1 – 31 Agustus 2022.

Nota Kesepahaman ini ditandatangani pada Sabtu (30/7/ 2022) di Restoran Sukarasa, Gang Pengadilan, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pemilik kapal wisata, penyedia jasa transportasi darat, pemilik restoran, pemilik hotel, fotografer, guide, pelaku usaha kuliner melakukan mogok kerja sebagai bentuk protes mereka terhadap kebijakan otoriter pemerintah pusat terkait kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang mulai diberlakukan per 1 Agustus 2022.

Isi Nota Kesepahaman Bersama

1.  Kami Asosiasi Penyedia Jasa Pariwisata di Labuan Bajo dan setiap pelaku pariwisata Kabupaten Manggarai Barat menyepakati sebuah keputusan bersama sebagai bentuk aksi terhadap kebijakan otoriter dari pemerintah pusat terkait dengan kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang diberlakukan per 1 Agustus 2022.

Kami bersepakat untuk menghentikan semua jenis pelayanan jasa pariwisata di kepulauan Taman Nasional Komodo dan di seluruh destinasi pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat mulai tanggal 1 Agustus – 31 Agustus 2022, sebagai bentuk aksi protes dan penolakan kami terhadap kebijakan kenaikan harga tarif masuk Taman Nasional Komodo oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

2. Menyadari konsekuensi dari kebijakan kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang dimonopoli oleh PT. FLOBAMOR sehingga menyebabkan kemiskinan seluruh pelaku pariwisata serta masyarakat Kabupaten Manggarai Barat serta masyarakat Indonesia umumnya. Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua aktivitas pelayanan jasa pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus – 31 Agustus 2022.

BACA JUGA :  Rekoleksi Guru Beragama Katolik : ”Guru Obor dunia  Pariwisata Holistik “

3. Atas dasar musyawarah mufakat per tanggal hari ini (30/7/2022), kami tunduk dan patuh serta siap menerima segala konsekuensi yang telah disepakati. Apabila ada pelaku pariwisata perorangan
maupun perusahaan yang melanggar komitmen bersama ini siap menerima sanksi dan konsekuensi, diantaranya :

a. Pemilik kapal wisata, pemilik penyedia jasa transportasi darat, pemilik restoran, pemilik hotel, fotografer, guide, pelaku usaha kuliner akan diberi sanksi tegas apabila ada pihak yang melanggar.

4. Bahwa menjamin kepastian hukum & perjanjian ini, maka kami seluruh Asosiasi & lapisan pelayan pariwisata sepakat untuk membuat perjanjian.

Pasal 1 (Jangka Waktu Perjanjian)
Perjanjian ini berlaku efektif sejak ditandatangani  dan diterima oleh seluruh asosiasi & lapisan pelayan pariwisata pada tanggal 1 Agustus – 31 Agustus 2022.

Pasal 2 (Sanksi)
Jika dalam jangka waktu tertentu Asosiasi & pelayan pariwisata melanggar kesepakatan ini, maka bersedia untuk dibakar apapun bentuk fasilitasnya.

Nota Kesepahaman sebagaimana yang tertulis di atas bersifat mengikat diri dan tidak memiliki konsekuensi hukum, baik secara perdata maupun pidana. Demikian perjanjian ini dibuat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani tanpa paksaan dari pihak manapun.

Turun ke jalan

Ribuan massa Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp) kembali menggelar aksi demonstrasi di Labuan Bajo, Jumat (29/7/2022).

Para demonstran turun ke jalan melawan kebijakan pemerintah yang akan  menaikkan harga tiket (entrance-fee) ke kawasan Taman Nasional Komodo menjadi 3,75 juta rupiah/orang dan  praktik monopoli bisnis berbasis korporasi di Taman Nasional Komodo (TN Komodo).

Formapp menilai kebijakan ini sangat bertentangan dengan konservasi dan keadilan ekonomi sebagai prinsip dasar pariwisata di TN Komodo yang selama ini dijunjung tinggi.  *(Robert Perkasa)

BACA JUGA :  Sukseskan Agenda GPDRR di Bali, Kapolri Siapkan Strategi Ini
kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.