Antologi Puisi Inda Dasni

Oleh: Inda Dasni, Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng

Antologi Puisi Inda Dasni
Inda Dasni, Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng

 

Izinkan Aku Melupakanmu

Tidak semudah yang kubayangkan.
Kukira setelah kepergianmu aku akan baik-baik saja.
Kucoba untuk melupakan, tetap saja tidak bisa.
Mengingat tentangmu hal paling sulit di dalam diriku.

Terkadang aku menyesal pertemuan yang akhirnya berpisah.
Dulu aku sangat nyaman sandar di pundakmu.
Dulu aku suka memamerkan fotomu
Kini telah usang, menatap wajahmu akupun tak Sudi.

Kepergianmu seakan aku terjerumus ke dalam jurang.
Sangat sulit untuk pulih.
Entahlah,,semua yang indah telah musnah.
Izinkan aku melupa dan menyelesaikan rasa.
Sungguh aku tak akan mengulang rasa yang pernah gigih kau patahkan.

Penunggu Sunrise

Menunggu nampaknya mentari pagi
Dari kedalaman lautan
Sungguh indah dipandang
Warna merah kadang jingga
Memenuhi pantai
Hempasan angin yang lembut
Kududuk memandang jauh dari ujung laut
Aku duduk menatap indahnya langit
Sungguh indah ciptaan-Mu
Menerangi angkasa ini
Setiap hari engkau memberikan harapan baru
Semua orang menunggu kehadiranmu
Semoga hadirmu tidak mengecewakan
Terima kasih engkau telah menerangi bumi

BACA JUGA:
Puisi-Puisi Fransis Borgias*
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More