Elemen Anti Perdagangan Orang Gelar Demo Beruntun Tolak Eksploitasi Perempuan dan Anak di Bawah Umur di Sikka

Elemen Anti Perdagangan Orang Gelar Demo Beruntun Tolak Eksploitasi Perempuan dan Anak di Bawah Umur di Sikka
Beberapa suster membentangkan dua poster yang antara lain menyoroti kinerja aparat penegak hukum yang belum menuntaskan kasus dugaan eksploitasi 17 anak pekerja pub saat melakukan aksi demo di Mapolres Sikka, Selasa (2/11/2021). Foto Walburgus Abulat

 

MAUMERE, Pojokbebas.com – Elemen warga Kabupaten Sikka yang tergabung dalam Tim  Anti Perdagangan Orang Kabupaten Sikka, Provinsi NTT menggelar demo dua hari secara beruntun untuk menolak dugaan eksploitasi terhadap 17 anak perempuan di bawah umur yang dipekerjakan pada 4 pub di Kota Maumere yang kasusnya ditangani Polda NTT pada Juni 2021 lalu. Demo elemen warga yang terpusat pada 4 kantor pemerintah di Kabupaten Sikka yakni DPRD Sikka, Kantor Bupati Sikka, Polres Sikka, dan Kejari Sikka digelar selama dua hari yakni pada Selasa (2/11) dan Rabu (3/11) antara lain menyuarakan penolakan terhadap pelbagai upaya eksploitasi anak dan meminta para pihak yang didatangi menuntaskan proses hukum dan sanksi bagi pemilik 4 pemilik pub.

BACA JUGA:
Respon Cepat Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Tangani ODGJ Diapresiasi Masyarakat
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More