Gaungkan Petani Milenial, Pengamat Politik Acung Jempol Puan Maharani

99
Gaungkan Petani Milenial, Pengamat Politik Acung Jempol Puan Maharani
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani dalam beberapa kesempatan menggagas dan berkomitmen untuk mensejahterakan petani Indonesia|Foto istimewa

 

JAKARTA, Pojokbebas com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani dalam beberapa kesempatan menggagas dan berkomitmen untuk mensejahterakan petani Indonesia. Salah satu langkah konkritnya adalah lewat pembentukan petani milenial. Menanggapi gagasan tersebut, pengamat politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengapresiasi gagasan tersebut.

Menurut Ujang, Puan sangat cerdas dan tepat menerjemahkan gagasan nasionalisme karena kesejahteraan petani akan menjadikan Indonesia memiliki ketahanan pangan nasional yang baik. Baca juga: Presidential Threshold Digugat, Puan Maharani: UU Pemilu Tidak Akan Dibahas Lagi

“Fakta Indonesia sebagai negara agraris ditangkap Ibu Puan dengan sangat tepat. Yang beliau sampaikan di mana-mana kan soal ‘Petani Maju, Indonesia Sukses’. Ya, itu juga serentak menjadi implmentasi gagasan nasionalisme dalam rangka ketahanan pangan nasional,” ungkap Ujang saat diskusi politik Indonesia Point bertajuk ‘Puan Maharani dan Tantangan Nasionalisme Abad Ke-21 di Gedung Joeang 45 Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Misalnya urai Ujang, Puan menyampaikan dengan tegas supaya Indonesia tidak import buah atau kebutuhan pokok masyarakat seperti bawang, maka petaninya harus maju dulu dan petaninya sukses. Gagasan Puan ini tepat sekali dan relevan. “Karena semangat yang beliau sampaikan adalah melawan import dan semangat kemandirian pangan di dalam negeri,” jelasnya. Baca juga: Puan Maharani Jadi Kandidat Potensial, Pengamat : Dibawah Kepemimpinan Puan DPR RI Terlihat Stabil

Ujang mengatakan, salah satu tantangan Indonesia hari ini adalah kesejahteraan petani. Dan di balik isu kesejahteraan petani, lanjut pengajar Universitas Al-Azhar tersebut, adalah persoalan kemandirian Indonesia pada bidang pangan di tengah gelombang import yang tidak menguntungkan petani di dalam negeri.

“Kebetulan saya berksempatan berada di Jawa selama beberapa hari ini dan di mana-mana ada baliho Bu Puan soal gagasannya tentang petani tadi. Itu artinya beliau punya komitmen pada kesejahteraan petani apalagi isu import pangan hari ini masih menjadi momok untuk petani kita,” lanjut dia.

BACA JUGA :  Puan Maharani Jadi Kandidat Potensial, Pengamat : Dibawah Kepemimpinan Puan DPR RI Terlihat Stabil

Hal yang sama, kata Ujang, komitmen Puan soal petani milenial merupakan gebrakan yang bisa menjawab isu-isu kesejahteraan anak muda Indonesia. Dari data ditemukan bahwa jumlah petani di Indonesia ada kurang lebih 33 juta. Namun kurang lebih hanya 29 persen yang berusia di bawah 40 tahun.

Bukan hanya itu, angka pengangguran anak muda di Indonesia terbilang tinggi, apalagi di tengah gelombang Covid -19 melanda Indonesia, angka PHK kelompok pekerja anak muda terbilang banyak. Baca juga:
Ketua DPR Puan Maharani: Pancasila Harus Diwujudkan dalam Perilaku

“Artinya beliau melihat ada kesempatan bagi anak muda untuk melihat peluang lain. Beliau mendorong agar anak muda harus siap menjadi petani yang sukses. Karena jika anak mudanya hebat maka bangsa ini akan jadi bangsa yang hebat juga,” tukas Ujang.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, lanjut dia, sosok Puan memiliki keunggulan determinan dibanding nama-nama lain. Antara lain figur Puan sebagai perempuan dan ketokohan Puan yang lahir dan dibesarkan dalam keluarga tokoh pendiri bangsa yang punya rekam jejak kepemimpinan nasional.

“Dari sisi politisi perempuan yang sedang manggung, Ibu Puan adalah yang ideal. Dan juga sangat determinan. Sekarang tinggal keunggulan-keunggulan ini diperjuangkan agar bisa diterima masyarakat,” tutup Ujang.(Rafael Rela)

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.