Hanyut 2 Hari di Laut Flores, 5 Nelayan Sikka Ditemukan Selamat

81
Hanyut 2 Hari di Laut Flores, 5 Nelayan Sikka Ditemukan Selamat
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 nelayan asal Desa Nangahure, Kabupaten Sikka yang terhanyut di laut Flores saat mencari ikan. Foto : Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere

 

SIKKA, Pojokbebas.com– Lima nelayan asal Desa Nangahure, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur yang sebelumnya dilaporkan terhanyut di laut Flores telah ditemukan selamat, Sabtu (15/5/2022).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, I Putu Sudayana, SE,M.AP selaku SMC (SAR Mission Coordinator) menjelaskan, kapal tanpa nama yang ditumpangi kelima nelayan tersebut mengalami kecelakaan saat mencari ikan di perairan Pulau Madu, Kabupaten Kepulauan Selayar,  Jumat (13/5/2022).

“Kapal nelayan tersebut diperkirakan hanyut di koordinat 7°31’33.03″ S – 121°31’21.04″ E dengan radial 327.50 dengan radial 77.6 NM dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere. Kami menerima informasi tersebut dari Bapak Mansyur, warga Desa Nangahure bahwa telah terjadi kecelakaan kapal nelayan Desa  Nangahure”, kata I Putu Sudayana

Kornologis kejadian I Putu Sudayana menjelaskan, bahwa pada Jumat (13/5) sekira pukul 19.30 Wita, kapal nelayan berwarna putih hijau dengan 5 orang kru berangkat menuju perairan Desa Nangahure, Kabupaten Sikka. Kru Kapal seharusnya kembali pukul 06.00 pagi.  Namun hingga Sabtu (14/5) pukul 11.20 Wita kru dan kapal tersebut tak kunjung kembali.

“Pihak keluarga mereka mendapatkan telpon dari salah satu ABK yang ada di atas kapal, bahwa kapal mereka hanyut sekitar 12 NM ke arah barat pulau Madu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Pihak keluarga langsung melakukan pencarian tetapi hasilnya nihil”, kata Sudayana.

Sabtu (14/5) pagi, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere. Pukul 09.05 Wita, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere yang berjumlah 5 orang berangkat menuju TKP di perairan laut Flores. Tim Rescue menggunakan RIB 500 PK milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.

Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi SAR di antaranya Kru KM Cipta Indah, keluraga korban dan masyarakat Desa Nangahure, serta Tim Rescue dan Potensi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.

BACA JUGA :  General Manager KSP Kopdit Obor Mas Maumere Lantik Manajer Area Sikka dan 3 Manajer Cabang

“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian selama 5 jam hingga menemukan nahkoda dan 4 orang ABKnya dalam keadaan selamat. Kapal naas itu kemudian ditarik (towing) oleh Kapal KM Cipta Indah dari Kabupaten Sinjai menuju Pelabuhan Wuring Kabupaten Sikka,” ungkap I Putu Sudayana.

Pada pukul 17.30 Wita, pihak keluarga ikut membantu penarikan (towing) dengan menggunakan kapal Lampara menuju pelabuhan Nangahure dengan pengawalan RIB 09 Maumere.

Pada pukul 21.00 Wita, Kapal nelayan tersebut bersama kapal keluarga dan Tim Rescue berhasil sandar dengan aman dan selamat di Pelabuhan Nangahure, Kabupaten Sikka.

“Terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh Tim SAR Gabungan dalam penyelamatan kru japal ini, khusunya KM Citra Indah yang telah sigap menolong para korban yang hanyut di tengah laut Flores”, ungkap I Putu Sudayana. *(Robert Perkasa)

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.