kominfo iklan

HUT RI di Naga, Sederhana Tapi Berdampak Luar Biasa

258
HUT RI di Naga, Sederhana Tapi Berdampak Luar Biasa
Tim sepak bola dari Desa Pulau Nuncung dan Desa Poco Golo Kempo saat berlaga di Naga, Desa Mata Wae, Kecamatan Sano Nggoang. Foto/Robert Perkasa

 

SANO NGGOANG | Pojokbebas.com | Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marten Mitar, A.Md
mengapresiasi para pihak yang telah menginisiasi perhelatan  turnamen olahraga sepak bola dan bola volly dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 di Naga, Desa Mata Wae, Kecamatan Sano Nggoang, 9-17 Agustus 2022.

“Dengan inisiatif sederhana ini kita bisa menghadirkan atmosfir HUT Kemerdekaan RI ke tengah kebersahajaan hidup masyarakat kita di desa”, ujar Marten Mitar  saat membuka turnamen tersebut di lapangan sepak bola Naga, Desa Mata Wae, Selasa (9/8/2022) petang Wita.

Dengan turnamen itu, kata Marten, masyarakat diajak keluar dari aktifitas rutinnya sepanjang tahun. Meski cuma sebentar tetapi yang sebentar itu menghadirkan kegembiraan kolektif  secara psikologis. Kegembiraan kolektif itu tidak bisa muncul setiap saat.

kabupaten sika

Tidak hanya itu. Turnamen HUT RI di Desa Mata Wae yang sederhana itu juga berdampak luar biasa secara ekonomis bagi masyarakat setempat.

Bagaimana tidak. Seluruh kontingen dari 15 Desa se-Kecamatan Sano Nggoang menginap di rumah-rumah warga selama sepekan ke depan.

obor ormas
HUT RI di Naga, Sederhana Tapi Berdampak Luar Biasa
Lapak milik warga Kampung Naga, Desa Mata Wae yang berada tidak jauh dari lapangan sepak bola turnamen HUT RI ke-77. Foto/Robert Perkasa

 

Dengan demikian, seluruh kebutuhan  belanja (pengeluaran) mereka selama perayaan berlangsung berputar di Desa Mata Wae. Pemusatan orang dan kegiatan dengan intensitas tinggi tentu berdampak positif secara signifikan bagi usaha kios, warung kopi milik warga setempat.

“Makanan dan minuman yang dijajakan di sekitar arena turnamen mendapatkan pembelinya. Itulah efek ekonomis  dari turnamen sederhana yang digelar, meski cuma untuk sementara”, ungkapnya.

Menurut Marten, terlibat dalam kepanitiaan turnamen sekecil apapun jangan dianggap sepele.  Sebab dari hal yang biasa dan sederhana itu akan berdampak signifikan bagi masyarakat.

“Jangan menganggap remeh bila diajak untuk terlibat pada berbagai kegiatan yang berdampak besar pada masyarakat. Langkah maju selalu dimulai dari satu langkah kecil. Yang biasa, yang sederhana ternyata bisa berdampak besar, berdampak luar biasa”, tandasnya.

BACA JUGA :  Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Indonesia Peringkat 3 Dunia, Sandiaga Uno Optimistis Tatap 2022

Marten menambahkan, menginisiasi dan menjadi panitia turnamen semacam ini, secara tidak langsung menggerakkan animo dan kreatifitas masyarakat untuk beraktifitas secara kolektif. *(Robert Perkasa)

knpi
hanura

Leave A Reply

Your email address will not be published.