Jokowi Terima Chairman dan CEO Air Products di AS, Terungkap Realisasi Investasi di Indonesia

41
Jokowi Terima Chairman dan CEO Air Products di AS, Terungkap Realisasi Investasi di Indonesia
Jokowi menerima kunjungan Chairman dan CEO Air Products, Seifi Ghasemi, di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Kamis (12/5/2022). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

 

WASHINGTON DC, Pojokbebas.com – Pasca tiba di Washingtong DC pada Rabu (11/5/2022), Presiden Joko Widodo mulai menjalani sejumlah agenda penting keesokan harinya. Presiden Jokowi menerima kunjungan Chairman dan CEO Air Products, Seifi Ghasemi, di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Kamis (12/5/2022).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya implementasi rencana investasi perusahaan asal Amerika Serikat tersebut di Indonesia.

“Saya menyambut baik penandatanganan MoU di Dubai, November 2021 yang lalu. Sebagai implementasi rencana tersebut pada 24 Januari lalu, saya telah lakukan groundbreaking industri hilirisasi coal to DME di Bukit Asam. Saya berharap semua rencana investasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti,” kata Jokowi seperti dilansir dari presidenri.go.id.

Di samping itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat ditemui usai pertemuan mengatakan, dari rencana investasi Air Products sebesar USD15 miliar di Indonesia, untuk saat ini sudah terealisasi tahap pertama sebesar USD7 miliar.

“Adalah project DME, metanol di Balongan, dan mau membangun juga metanol di Cepu, sisanya kita akan bikin hidrogen yang akan dibangun di Indonesia dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang dimiliki negara,” ungkap Bahlil.

Selain itu Bahlil juga mengatakan bahwa dari hasil diskusi Presiden dengan CEO Air Products, terdapat juga rencana akan membangun industri dari hulu ke hilir di bidang petrokimia.

“Sekarang tugasnya adalah pemerintah Indonesia harus segera mengeksekusi. Karena uangnya sudah ada, project-nya sudah ada. Saya pikir pertemuan hari ini dengan Bapak Presiden dengan pak Seifi ini menunjukkan bahwa investasi di Indonesia tidak hanya dikuasai suatu negara tertentu tapi sudah merata,” kata Bahlil.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.*(Edit. Edit. Pb-7 /BPMI Setpres)

BACA JUGA :  Mahasiswa dan Pemuda Papua Minta Pemerintah Pusat Segera Evaluasi Otsus
kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.