kominfo iklan

Kasus Pilkades Wae Jare Ditangani Polres Mabar

437
Kasus Pilkades Wae Jare Ditangani Polres Mabar
Kasus kericuhan Pilkades Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling kini ditangani Polres Manggarai Barat.|Foto Robert Peerkasa

 

MBELILING | Pojokbebas.com | Kasus kericuhan Pilkades Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling kini ditangani Polres Manggarai Barat. Demikian penjelasan Camat Mbeliling, Yohanes Hibur, S.Pd ketika dikonfirmasi Media, Jumat (30/9/2022).

“Terkait detail kericuhan masih  didalami serius oleh pihak Polres  Mabar. Informasi lebih lanjut terkait detail kasusnya bisa dikonfirmasi langsungn ke Polres Mabar”, kata Camat Yohanes.

Kronologi kejadian

Camat Yohanes menjelaskan bahwa saat kericuhan terjadi, ia tidak berada di TKP. Ia bersama Wakapolsek Sano Nggoang memantau pelaksanaan Pilkades di Desa Watu Wangka dan Desa Golo Desat.

“Siang hari kemarin, Kamis (29/9/2022),  tepatnya  jam 13.47 wita,  saya dan pak Wakapolsek Sano Nggoang, pak Adi Gunawan , sekretaris Dinas PMD Mabar bersama timnya melakukan monitoring pelaksanaan proses pencoblosan dan penghitungan suara Pilkades di Desa Golo Desat setelah dari desa Watu Wangka”, jelasnya.

Ia mengetahui  kejadian tersebut dari hasil koordinasi dengan stafnya dan seorang Babinsa yang berada di TKP saat kericuhan terjadi.

“Sesuai laporan  pertelepon dari pak Rifarun, anggota TNI selaku Babinsa di Kecamatan Mbeliling dan staf kantor Kecamatan Mbeliling  yang bertugas di Desa Wae Jare”, terangnya.

obor ormas

Berdasarkan laporan tersebut, Camat Yohanes  mengatakan bahwa TKP kericuhan terjadi di TPS 01 Lalang, Desa Wae Jare.

Kasus Pilkades Wae Jare Ditangani Polres Mabar
PPersonel Brimob kompi 4 dari Polres Mabar bergerak cepat menciduk 12 orang yang diduga pelaku pengrusakan dan pembakaran logistik Pilkades saat kericuhan meledak di TPS 01 Lalang|Foto Robert Perkasa

 

Pemungutan suara di TPS itu dimulai setelah panitia membuka resmi kegiatan sosialisasi pencoblosan dan pembacaan tatib bagi para wajib pilih yang hadir.

Proses pemungutan suara di Desa Wae Jare dimulai pukul 08.00 Wita. Selanjutnya penghitungan suara di TPS 01, Lalang Desa Wae Jare dimulai pukul 14.00 Wita.

“Sebelum selesai penghitungan suara, di luar dugaan terjadi kericuhan,  dan  serta merta pak Babinsa dan anggota kepolisian mengamankan massa, termasuk mengamankan panitia, dan kadesnya guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan”, kata Camat Yohanes.

BACA JUGA :  Sidak ke Kantor Disdukcapil, Bupati Manggarai Temukan Banyak Kendala

Dalam kericuhan itu, massa melakukan pengrusakan hingga pembakaran TPS dan logistik pilkades.

Diciduk polisi

Pantauan Media, pasca kericuhan itu, Jumat (30/9/2022) pagi, aparat kepolisian dan personel Brimob kompi 4 dari Polres Mabar bergerak cepat menciduk 12 orang yang diduga pelaku pengrusakan dan pembakaran logistik Pilkades saat kericuhan meledak di TPS 01 Lalang.

Mereka diciduk polisi di dua tempat, yakni di Bambor Desa Watu Wangka dan kampung Rempong, Desa Wae Jare. Terduga pelaku diangkut dengan mobil keranjang lalu digeruduk ke Mapolres Mabar. (Robert Perkasa).

knpi
hanura

Leave A Reply

Your email address will not be published.