Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021

Oleh Walburgus Abulat (Wartawan Pojokbebas.com)

225
Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021
Penulis Walburgus Abulat. (Foto: Fojokbebas.com)

 

SUASANA di pelataran Gereja Santo Thomas Morus Maumere, yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Maumere, Kecamatan Alok Timur pada Sabtu 15 Januari 2022 agak lain bila dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Di depan pintu gerbang Gereja terlihat lalu lalang orang dari pelbagai pelosok NTT.  Ada yang dari Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flotim, dan Lembata. Ada pula yang
datang dari Kota Kupang/Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu dan Kabupaten Malaka. Mereka dikenal sesuai Kabupaten asal karena bisa dilihat dari busana daerah dan ada yang mereka kenakan. Ada pula beberapa orang yang mengenakan jilbab di antaranya Sindi Lestari, dan Nur.

Meski datang dari pelbagai daerah di NTT dengan latar aneka agama, suku, ras dan golongan,  namun mereka ini bernaung di bawah satu komitmen usaha yakni Maju bersama KSP Kopdit Obor Mas dalam upaya membangun ekonomi masyarakat NTT melalui usaha yang dikembangkan Kopdit Penyalur Dana KUR dan Dana LPDB di Indonesia ini.

Ya, di bawah Bendera Usaha KSP Kopdit Obor Mas inilah yang menggerakkan ratusan utusan dari pelbagai daerah di NTT ini berada di Kota  Maumere dan berada di Gereja Santo Thomas Morus Maumere akhir
pekan itu untuk melangsungkan acara syukuran Usaha Tahun 2021 dan mohon berkat untuk kesuksesan usaha tahun 2020 yang dipadukan dengan misa syukur yang dipimpin Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu
didampingi empat imam konselebrantes yakni Pastor Paroki Santo Thomas Morus (Pasthorus) RD. Laurens Noi, Pastor Rekan Pasthorus RD. Quirinus Galmin, RP Stef Dampur, SVD dan RP. Ferdy Pati Wale, CJD.

Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021
Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu sedang memberikan berkat kepada pengantar persembahan, termasuk dua karyawan Kopdit Obor Mas yang berjilbab saat acara syukuran usaha Tahun 2021 dan mohon berkat usaha tahun 2022 yang dipadukan dengan persaudaraan Natalan Bersama di Gereja Thomas Morus Maumere, Sabtu (15/1/22). Foto Walburgus Abulat

 

Ya mereka pantas bersyukur karena beberapa alasan sebagaimana yang disampaikan  Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas M. Mbete, S.Ak dalam sambutannya pada acara dimaksud di antaranya karena
pertumbuhan usaha Kopdit ini selama tahun 2021 mengalami perkembangan pesan dengan beberapa indikator di antaranya pertumbuhan anggota mencapai 17.000 orang  dari target 15.000 sehingga total anggota
hingga akhir Desember 2021 lalu mencapai  119.726 orang,dengan total aset Rp1,107 trillium dari target Rp1,1 trliliun, dan omzet pinjaman sekitar Rp1 triliun.”Hasil yang kita peroleh karena kebersamaan. Kita mengalami kelelahan panjang selama tahun 2021. Luar biasa pencapaian melebihi target. Kita syukuri kasih Tuhan kepada koperasi kita,” kata Andreas M. Mbete.

Menurut Andreas M. Mbete pencapaian yang luar biasa pada tahun 2021 itu tidak terlepas dari pelbagai terobosan yang dilakukan GM KSP Kopdit Obor Mas Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak dan kerja sama
semua pihak baik pengurus, pengawas, para manajer, karyawan dan mitra kerja.

BACA JUGA :  Dari Komunitas Basis Gerejani Menuju Komunitas Basis Manusiawi: Sebuah Upaya Gereja Katolik Dalam Membangun Dialog Antar-Agama Di Indonesia (Bagian IV)

Andreas menyebut  tiga hal yang mengantar keberhasilan Kopdit Obor Mas. Pertama, Kekuatan. Kekuatan Obor Mas terlihat dari modal, aset dan anggota. Kondisi ini harus diciptakan lebih baik untuk perubahan dan peningkatan yang harus kita berikan.

Kedua, keseimbangan dalam kerja antara kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani boleh saja sukses, namun kerohanian tidak boleh diabaikan.

Andreas mengakui bahwa seturut informasi yang ia terima dari GM KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering  menyebutkan bagaimana kekuatan doa mempermudah segala  usaha Kopdit Obor Mas
selama ini.

“Kesaksian yang disampaikan oleh General Manager Frediyanto Moat Lering kepada saya. Dia mengatakan, bapa, saya ajak semua manajer masuk ke dalam ruangan selalu berdoa dulu baru keluar ruangan bekerja,” kata Andreas menirukan ucapan  GM Obor Mas Frediyanto.

Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021
Para pengurus, GM KSP Kopdit Obor Mas Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak dan Perwakilan dari setiap pengurus Cabang berpose bersama Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu (tengah) didampingi Pastor Paroki Pasthorus RD. Laurens Noi dan RD. Quin Galmin usai misa syukuran usaha tahun 2021 dan mohon berkat usaha tahun 2020 di Gereja Thomas Morus, Sabtu (15/1/22). Foto Walburgus Abulat

 

Andreas menggarisbawahi bahwa  keseimbangan dengan  memperhatikan antara kerja dan keluarga. Kebersamaan dalam keluarga harus selalu diciptakan.

Ketiga, kecepatan menangkap dan memanfaatkan peluang. Kita harus cepat tangkap dan memanfaatkan peluang, kalau tidak akan ditangkap orang lain. Kecepatan itu akan meningkatkan pertumbuhan dalam seluruh aspek.

“Saya menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada GM, karyawan dan deputi atas semua kerja keras. GM telah memberikan diri dan pikiran untuk Kopdit Obor Mas. Dia selalu mengatakan tidak bisa tidur, kalau target belum tercapai. Kalau sudah tercapai, dia akan tidur nyenyak,” kata Andreas.

Andreas meminta jajaran Obor Mas untuk berkomitmen memajukan usaha apalagi pada  tahun ini, tepatnya pada  4 November 2022 KSP Kopdit Obor Mas berusia 50 tahun atau usia emas.”Kita harus buktikan dengan
keberhasilan. Goal kita anggota sejahtera,koperasi kuat tercapai,” kata Andreas M. Mbete.

Andreas optimistis bahwa dengan kekuatan dan doa plus tiga faktor kunci keberhasilan yakni kekuatan, keseimbangan, dan kecepatan yang menjadi ciri khas Obor Mas selama ini maka semua komponen bisa meraih
sukses gemilang pada tahun emas  Obor Mas yang puncak akan dilaksanakan pada 4  November 2022.”Mari kita seimbangkan antara kebutuhan jasmani dan rohani. Kita memulai usaha dengan doa,” pinta Andreas.

Obor Mas Rumah Cinta Bersama

Sementara Uskup Maumere Mg. Edwaldus Martinus Sedu dalam khotbahnya menyampaikan dua pesan penting untuk KSP Kopdit Obor Mas:Pertama, agar terus  hidup dalam keterbukaan pada rahmat dan cinta Tuhan, pada
rahmat panggilan dalam komunitas Obor Mas ini. Inilah Rumah Cinta, ketika  Tuhan memilih kita  untuk berbakti bagi kehidupan orang banyak yang miskin dan yang tertindas oleh sistem kehidupan yang koruptif dan tidak adil. Obor Mas harus menjadi hati semua anggotanya, dan kita terus menyentuh kemanusiaan yang sering kali terpinggirkan.

BACA JUGA :  Pendidikan Moral di Polres Nagekeo Perlu Ditingkatkan, Apa sebabnya?

Kedua, semangat harapan yang digaungkan  oleh Paus Benediktus XVI dan juga Yohanes Paulus II mesti menjadi semangat harapan Obor Mas, ketika dalam setiap tapak kehidupan ini, kita tidak mudah putus asa dalam ancaman dan tantangan, kita tetap terbuka pada kekuatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita. “Semoga Tuhan memberkati keluarga besar Kopdit Obor Mas dan menaungi kita dengan rahmat penyertaan pada tahun 2022 ini,” kata Uskup Edwaldus.

Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021
Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu sedang memimpin misa syukuran usaha KSP Kopdit Obor Mas Tahun 2021 dan memohon berkat usaha tahun 2020 di Gereja Santo Thomas Morus Maumere, Sabtu (15/1/22). Foto Walburgus Abulat

 

Merujuk pada bacaan yang diangkat dari 1 Samuel pasal 9:1-4.17-19, dan Injil Markus 2:13-17, Uskup Edwaldus menegaskan bahwa kita pun terpanggil untuk membangun solidaritas sejati dalam Kopdit Obor Mas,
Komunitas perjuangan hidup kita.

“Kopdit Obor Mas membangkitkan harapan untuk hidup dalam solidaritas, hidup dalam semangat koperasi  dengan militansi produktivitas hidup,” kata Uskup Edwaldus.

Mengutip Ensiklik Spe Salvi Sulmus Est  Paus Benediktus XVI, Uskup Edwaldus menggambarkan dunia yang sedang kehilangan harapan karena orang tak kuat berhadapan dengan kehidupan yang semakin maju ini.

“Melalui ensiklik ini, Paus Benediktus XVI menyadarkan umat beriman untuk tidak tinggal dalam kesendirian dan keputusasaan, melainkan tinggal dalam kekuatan harapan bersama sesama umat beriman. Kebutuhan hidup selalu ada-ada saja, kadang keinginan makin hari makin bertambah, namun kita dihadapkan pada kesulitan uang, kesulitan barang, dan keterbatasan relasi atau persahabatan  untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan itu,” kata Uskup.

Bahkan tak jarang juga, lanjut Uskup, orang-orang yang sudah tak sanggup lagi menahan beban hidup karena masalah keluarga, ekonomi atau politik, jatuh dalam keputusasaan, tidak lagi menerima diri apa adanya dan lebih parah lagi sampai pada tindakan melukai hingga bunuh diri.

“Kita membutuhkan kebangkitan harapan baru di tengah situasi yang tidak menentu itu dan Kopdit Obor Mas telah menjadi cahaya Obor dalam kegelapan masyarakat kita yang masih dijerat oleh lingkaran ketidakadilan, kemiskinan dan kekerasan,” kata Uskup.

Sebagaimana  murid-murid Yesus hidup dalam persaudaraan, lanjut Uskup, demikian pun kita yang hidup dalam persaudaraan, pada masa yang oleh Paus Benediktus disebut telah kehilangan harapan.

“Ikatan persaudaraan sejati mesti diwujudkan dalam kerja sama dan solidaritas yang tulus. Ia tidak hanya sebatas kata-kata atau impian indah saja.Ia mesti diungkapkan dalam tindakan konkret yang dilandasi
oleh semangat doa,” katanya.

Obor Mas Tanda Persaudaraan yang Hidup

Uskup dalam khotbahnya juga menggarisbawahi bahwa Kopdit Obor Mas adalah tanda persaudaraan yang hidup pada zaman kita sekarang ini.

BACA JUGA :  Mempertimbangkan Pendelegasian Perempuan dalam Proses Adat Perkawinan di Sikka

“Semangat hidup jemaat perdana di Korintus sekarang menjadi nyata dan berkembang dalam koperasi kredit kita.Kopdit Obor Mas membebaskan kita dari aneka ketakutan akan situasi ekonomi yang tidak menentu, ia
bahkan meneguhkan kita untuk membangun sikap hidup yang baik seperti mulai menyimpan dari keadaan kita yang terbatas, terlibat dalam peminjaman sebagai bukti dukungan persaudaraan timbal balik serta membangun sikap hidup yang jauh  dari pesta pora dan hingar bingar kemabukan,boros dan membuang-membuang waktu untuk hal yang tidak berguna,” kata Uskup.

Menurut Uskup, Obor Mas kini hadir sebagai persaudaraan bersama itu.

“Rahmat yang ditaburkan oleh Allah mesti juga ditaburkan  dengan membangkitkan harapan bagi mereka yang putus asa dan tidak sanggup melihat cahaya baru dalam hidupnya,” kata Uskup.

Uskup Edwaldus juga mengutip Ensiklik Sollicitudo Rei Socialis (1987) Mendiang Paus Yohanes Paulus II yang menekankan keterlibatan kita untuk membebaskan dan menyelamatkan masyarakat dari ketidakadilan. “Hidup dalam semangat Injil berarti menolak setiap penindasan dalam hidup ekonomi, yang kaya semakin kaya dan muncul jurang dengan orang miskin.Paus Yohanes Paulus II terutama menyesalkan sistem hidup yang
menekan dan mengeruk keuntungan dari orang-orang kecil,” katanya.

Ketika Doa Mempermudah Kopdit Obor Mas Meraih Pertumbuhan Usaha Pesat Selama Tahun 2021
Para pengantar bahan persembahan termasuk termasuk dua karyawan Kopdit Obor Mas yang berjilbab sedang bergegas ke altar untuk mengantar aneka persembahan saat acara misa syukuran usaha Tahun 2021 dan mohon berkat usaha tahun 2022 yang dipadukan dengan persaudaraan Natalan Bersama di Gereja Thomas Morus Maumere, Sabtu (15/1/22). Foto Walburgus Abulat

Jati diri Koperasi Kejujuran

Sementara Tokoh Penggerak Koperasi NTT yang juga Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dalam sambutannya antara lain mengemukakan bahwa karakter, perilaku dan kejujuran  merupakan landasan untuk membangun
KSP Kopdit Obor Mas yang sehat, kuat untuk kesejahteraan anggotanya.

“Karakter, perilaku dan kejujuran adalah landasan untuk membangun Kopdit Obor Mas yang sehat dan kuat untuk kesejahteraan anggota.Mari kita melakukan yang terbaik dan tetap dengan penuh semangat untuk
memperbaiki diri dan sesama dalam Obor Mas sehingga menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang.Semoga kita dan Obor Mas akan menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik,” kata Romanus Woga.

Meriah

Pantauan media ini, misa syukuran usaha 2021 dan memohon berkat usaha tahun 2022 ini berlangsung sangat meriah. Kemeriahan ditandai dengan kemasan acara liturgis yang disiapkan secara baik, dan penampilan koor
Karyawan KSP Obor Mas yang sangat menyemarakkan perayaan dimaksud.

Hadir dalam misa syukuran dalam nuansa kebersamaan Natal dan Tahun Baru ini di antaranya Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Andreas M. Mbete dan jajaran pengurus, Pengawas,

GM KSP Kopdit Obor Mas Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak; para manajer Cabang Utama dan manajer Cabang se-Provinsi NTT, utusan karyawan dari seluruh NTT, mitra kerja dari pelbagai bank di Kota Maumere, dan undangan lainnya. ***

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.