Wow, Guru Smater Maumere Jelaskan Program Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri dalam Bahasa Jerman di Hadapan Kadis PK NTT

Oleh Walburgus Abulat (Wartawan Pojokbebas.com)

Wow, Guru Smater Maumere Jelaskan Program Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri dalam Bahasa Jerman di Hadapan Kadis PK NTT
Kasek SMA Katolik Geovani Kupang, RD. Drs. Stevanus Mau (berdiri) sedang menyampaikan apresiasinya atas pelbagai program unggulan Smater Maumere, khususnya program pertukaran pelajar dan guru ke luar negeri saat melakukan studi banding di SMAK Frateran Maumere, Sabtu (26/2/2022). Foto Walburgus Abulat.

 

SUASANA di Kampus SMAK Frateran Maumere yang berlokasi di Jalan Kimang Buleng Nomor 3, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT pada Sabtu 26 Februari 2022 sedikit lain dari hari yang sama pekan-pekan sebelumnya.

 

Kalau pekan sebelumnya, lembaga pendidikan asuhan Yayasan Mardi Wiyata Malang milik Kongregasi Frater Bunda Hati Kudus (BHK) ini tampak lengang karena pada setiap penghujung pekan lembaga pendidikan ini
biasanya tak melakukan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) – pasca kebijakan hanya memberlakukan lima hari kerja- maka pada penghujung pekan itu sebagian besar guru lembaga yang jumlahnya 52 orang dan 21 tenaga kependidikan hadir. Uniknya para tenaga pendidik dan kependidikan yang hadir saat itu berbusana adat dari pelbagai daerah di NTT.
Ada yang mengenakan busana adat Sikka, Manggarai Raya, Ende, Ngada, Nagekeo, Flores Timur, Lembata, dan daerah lainnya di NTT. Di bawah komando Kepala Sekolah (Kasek) Smater, Fr. M. Oswald, BHK, S.Pd, M.M
yang mengenakan jubah, para guru tampak bersigap. Mereka mengatur barisan yang disusun rapi dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci
tangan mulai dari Pintu Gerbang masuk hingga ke pendopo lembaga pendidikan itu yang jaraknya sekitar 30 meter.
Apa gerangan para tenaga pendidik dan kependidikan berada di sekolah dan mengenakan busana adat yang tidak lazim di penghujung pekan itu? Pertanyaan itu, terjawab tatkala di Aula milik lembaga ini yang
berlokasi di Lantai terpampang satu tulisan yang dibuat agak mencolok demikian rumusannya “Selamat Datang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Bapak Linus Lusi, S.Pd, M.Pd Beserta Rombongan
di SMAK Katolik Frateran Maumere.”
Dari tulisan ini, jelas bahwa keberadaan tenaga pendidik dan kependidikan yang dikomandoi Kasek Smater, Fr. Oswald, BHK di lembaga pendidikan itu untuk menyambut kedatangan orang  nomor satu di Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
Kadis PK NTT tak sendirian saat menyambangi lembaga pendidikan yang memiliki motto “Smater Merasul, Prestasi Terpatri” ini. Saat itu, Kadis didampingi didampingi Koordinator Pengawas (Korwas)  Dikmen
Sikka Mikael Maran, S.Pd, M.Pd dan  belasan guru dari 8 sekolah yang masuk program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Provinsi NTT.
Belasan kepala sekolah dan guru yang menyambangi lembaga pendidikan itu  dengan tujuan Studi Banding (Stuba) itu yakni   yakni Kasek SMAN 2 Kupang Drs. Maxamilian R,N. Nggeolima, M.Pd didampingi Wakasek Humas sekaligus Pengelola Program ADEM SMAN 2 Kupang Ibu Yana Mage, S.Pd, dan Pendamping Siswa ADEM Dra. Maria Nona dan Yulianti Boimau.
Para kasek dan guru lainnya yakni  Kasek SMAN 3 Kupang Isak Balbesy, S.Pd bersama dua orang guru pendamping Ibu Amelia Lagariwu, S.Pd dan Rudi Heliana, S.Kom;  Kasek SMAN 5 Kupang Ibu Veronika Wawo, S.Pd didampingi Carles Ndaumanu, S..Ag; Kasek SMA Kristen Mercusuar sekaligus Koordinator ADEM Drs. Soleman Dapataka, M.Pd; Kasek SMA Katolik Geovani Kupang, RD. Drs. Stavanus Mau; Kasek SMKN I
Kupang Drs. Nixon Abineno; Kasek SMKN 2 Kupang, Welem Kana, M.Pd; dan Kasek SMKN 3 Kupang, Yesaya Banunaek, S.Pd, M.Pd.
BACA JUGA:
Konferensi Meja Bundar Ala Jurnalis Warga Pensil Sikka Menuju Pemilu Inklusi 2024
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More