Manggarai Barat Ramah, Aman dan Nyaman Dikunjungi

185

 

Ribuan massa Formapp kembali menggelar aksi demonstrasi di Labuan Bajo, Jumat (29/7/2022).  Foto/istimewa

 

 

LABUAN BAJO | Pojokbebas.com |
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menegaskan, Manggarai Barat ramah, aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

“Kami menjamin keamanan seluruh wisatawan yang menginap di Hotel maupun yang berlayar ke obyek wisata termasuk menjamin keamanan di lokasi obyek wisata”,
demikian penegasan Bupati Edi Endi dalam siaran pers yang diumumkan melalui media sosial Facebook, Jumat (30/7/2022).

Siaran Pers Bupati Mabar itu menyikapi dinamika yang berkembang dua hari terakhir ini dan berpotensi menimbulkan situasi ketidakpastian dengan adanya informasi dan pernyataan dari pihak tertentu baik melalui media elektronik maupun media sosial lainnya.

Berita Media ini sebelumnya, seluruh Asosiasi dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo telah menandatangani Nota Kesepahaman bersama menghentikan aktifitas pelayanan jasa pariwisata selama sebulan ke depan, 1 – 31 Agustus 2022.

Nota Kesepahaman ini ditandatangani pada Sabtu (30/7/ 2022) di Restoran Sukarasa, Gang Pengadilan, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pemilik kapal wisata, penyedia jasa transportasi darat, pemilik restoran, pemilik hotel, fotografer, guide, pelaku usaha kuliner melakukan mogok kerja sebagai bentuk protes mereka terhadap kebijakan otoriter pemerintah pusat terkait kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang mulai diberlakukan per 1 Agustus 2022.

Menanggapi aksi tersebut, Bupati Mabar bersama unsur Forkopimda menegaskan ;

1. Bahwa penyampaian aspirasi oleh seluruh warga negara Indonesia merupakan hal yang dijamin oleh Undang-Undang, namun harus sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

2. Bahwa Manggarai Barat ramah, aman dan nyaman untuk dikunjungi dan kami menjamin keamanan seluruh wisatawan yang menginap di hotel maupun yang berlayar ke  oo
obyek wisata termasuk menjamin keamanan di lokasi obyek wisata.

BACA JUGA :  Menulis Diary: Merawat Keterampilan Literasi (alah bisa karena biasa)

3. Bahwa kami akan melakukan tindakan tegas apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan melanggar hukum (baik rencana anarkis, boikot untuk kepentingan umum) apalagi melakukan tindakan hukum yang nyata. *(Robert Perkasa)

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.