kominfo iklan

Meldyanti Hagur Tak Kunjung Melaporkan Pihak Yang Menyeret Namanya, Begini Komentar Praktisi Hukum

250
Meldyanti Hagur Tak Kunjung Melaporkan Pihak Yang Menyeret Namanya, Begini Komentar Praktisi Hukum
Praktisi Hukum Yance Janggat,SH. (Foto istimewa)

 

RUTENG, Pojokbebas.com – Meldyanti Hagur, yang nota bene istri Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit, S.E, M.A, belum juga mengambil langkah hukum untuk melaporkan pihak yang sudah menyeret namanya dalam pusaran kasus dugaan suap proyek APBD di lingkup Pemda Manggarai.

Padahal melalui kuasa hukumnya Gabriel Kou,SH ketika hadir dalam pemeriksaan penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Manggarai, pada Kamis (15/9/2022) membantah keterlibatan dirinya dalam kasus tersebut.

Dalam keterangannya, ketua PKK Kabupaten Manggarai tersebut mengaku bahwa dirinya menjadi korban dan akan melakukan langkah hukum terhadap semua pihak yang mencatut namanya.

Namun hingga kini dua pekan berlalu pasca pemeriksaan dirinya, belum juga ada tanda tanda melaporkan pihak yang mencatut namanya.

Menanggapi hal tersebut, Pengacara sekaligus praktisi hukum Yance Janggat mengungkapkan bahwa Pihak Meldyanti Hagur memiliki hak privat untuk melakukan itu (melaporkan atau tidak melaporkan pihak yang mencatut namanya-red).

Menurutnya publik harus menghormati langkah tersebut, sembari meminta agar pihak Meldyanti bersikap kooperatif dengan menyerahkan alat bukti berupa CCTV di Toko Monas kepada pihak Kepolisian.

“Terkait langkah Pihak Meldyanti Hagur yang belum melaporkan pihak yang mencatut namanya, itu merupakan ranah privat dan merupakan haknya yang harus kita hormati. Namun diharapkan agar mereka (pihak Meldyanti Hagur) bersikap kooperatif dengan menyerahkan alat bukti berupa rekaman CCTV kepada pihak kepolisian,” ungkap Yance dalam keterangannya kepada Pojokbebas.com melalui sambungan telepon kamis (29/9/2022).

obor ormas

Lebih lanjut, pengacara dari LBH Manggarai tersebut mendorong pihak kepolisian untuk terus bekerja keras melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dengan professional dan transparan.

Pasalnya atensi publik terhadap kasus ini begitu tinggi, sehingga penanganannya perlu extra hati hati.

BACA JUGA :  Nama Isteri Bupati Manggarai Disebut-Sebut dalam Kasus Dugaan Suap Proyek APBD, ini Komentar Anggota DPRD Edi Rihi Mone

“Karena kasus ini sudah pada ranah pro justitia, Saya minta pihak kepolisian untuk melakukan pendalaman serius dengan terus mencari bukti. Kepolisian harus professional dan transparan,” lanjut yance.

Dugaan Suap

Diberitakan sebelumnya , praktik dugaan jual beli proyek APBD Manggarai tahun 2022 terkuak setelah seorang kontraktor bernama Adrianus Fridus membuat pengakuan yang mengejutkan.

Adrianus dalam pengakuannya membayar fee 5 % senilai Rp 50 juta kepada Tenaga Harian Lepas (THL), Rio Senta sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan proyek APBD Kabupaten Manggarai tahun 2022.

Rio Senta disebut-sebut menjadi perantara kontraktor dan Meldiyanti Hagur. Menariknya, saat dilakukan serah terima uang dibuatkan sandi khusus yang dibuat Rio Senta dan Meldiyanti Hagur.

Pihak Meldyanti Hagur sendiri telah membantah tuduhan tersebut sebagaimana yang sudah disampaikan kuasa hukumnya Gabriel Kou,SH, ketika mendampingi kliennya dalam pemeriksaan tanggal 15 september yang lalu.

“Tidak benar, kami pastikan itu tidak benar,” ungkap Gabriel kala itu.*(Rafael Rela)

knpi
hanura

Leave A Reply

Your email address will not be published.