Pasca Pohon Reo Tua Renggut Korban Nyawa, Pastor Pasthorus Maumere Minta Elemen Warga Lakukan Hal Ini

1.285
Pasca Pohon Reo Tua Renggut Korban Nyawa, Pastor Pasthorus Maumere Minta Elemen Warga Lakukan Hal Ini
Pastor Paroki Santo Thomas Morus Maumere, RD Laurens Noi. Foto Istimewa.

 

 

MAUMERE, Pojokbebas.com – Pastor Paroki Santo Thomas Morus (Pasthorus) Maumere, Keuskupan Maumere  RD Laurens Noi meminta elemen warga, khususnya instansi pemerintah terkait cq  Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sikka  untuk mengambil hikmat di balik kasus tumbangnya pohon reo tua yang merenggut nyawa seorang perempuan berusia 25 tahun warga Desa Egon, Kecamatan Waigete, sebagaimana diberitakan Pojokbebas.com baru-baru ini.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah setempat bersama masyarakat  untuk perhatikan pohon-pohon besar dan tinggi  yang tumbuh dekat rumah di Kota Maumere, dan juga tempat lainnya di Kabupaten Sikka,” kata Romo Laurens Noi.

Menurut Romo, ada banyak pohon tua di beberapa lokasi berisiko di Kabupaten Sikka seperti di pinggir jalan raya yang sewaktu-waktu tumbang dan sangat berisiko bagi siapa saja yang melewati bila pohon tumbang.

 

“Ada banyak pohon besar dan tinggi  yang tumbuh dekat rumah di Kota Maumere, juga yang dipinggir jalan yang bisa sesewaktu tumbang. Apalagi  pohon-pohon tersebut miringnya ke jalan raya di mana  ada sekian warga melewati jalan tersebut,” kata Romo Laurens mengingatkan.

Romo Laurens menyarankan agar pohon-pohon tua di pinggir jalan yang sangat berisiko bagi warga sekitarnya atau bagi pemanfaat jalan itu untuk dipotong atau dipangkar sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban.“Pohon-pohon tua itu dipotong atau dipangkas.Jangan ada korban dulu baru diskusi,” pintanya.

Pohon Reo Tua Tumbang Renggut Nyawa Seorang Perempuan Berusia 25 Tahun Warga Warga yang Sementara Mandi
Inilah pohon Reo tua yang tumbang dan menindih kamar mandi yang menyebabkan seorang warga Natar Mapan, RT/RW. 007/002, Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka bernama Maria Oktafiana (25 tahun) yang sementara mandi meninggal dunia, pada Rabu (17/11/2021) pukul 13.30 Wita. Foto Istimewa.

 

Diberitakan media ini sebelumnya, sebatang pohon Reo tua tumbang menindih  kamar mandi yang dalam kamar ini ada seorang perempuan berusia 25 tahun bernama Maria Oktafiana warga Natar Mapan, RT/RW. 007/002, Desa Egon, Kecamatan  Waigete, Kabupaten  Sikka yang sementara mandi , pada Rabu (17/11/2021) pukul 13.30 Wita. Kejadian ini menyebabkan Maria Oktofiana meninggal dunia.

Demikian rilis resmi yang diterima media ini dari Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Iptu Margono, S.E., pada Rabu (17/11/2021) petang.

 

Iptu Margono menjelaskan bahwa pohon Reo yang tumbang itu  sudah termakan usia dan batang pohon ini sudah kering dan terdapat bekas terbakar api. “Pohon Reo tersebut berada di halaman rumah korban.Kondisi cuaca pada saat kejadian, yaitu cerah dan tanpa hujan dan angin,” kata Iptu Margono.
Untuk mendalami keterangan terkait kasus ini, lanjut Iptu Margono,maka polisi menggali  keterangan 3 saksi yakni Alfonsus Rodriques (55 tahun) warga Natar Mapan, Desa Egon Kecamatan  Waigete; Kristo (37 tahun) warga Watumitak, Desa Runut, Kecamatan Waigete; dan Florianus Mediatro (47 tahun) warga Natar  Mapan, Desa Egon, Kecamatan  Waigete.

Pohon Reo Tua Tumbang Renggut Nyawa Seorang Perempuan Berusia 25 Tahun Warga Warga yang Sementara Mandi
Inilah pohon Reo tua yang tumbang dan menindih kamar mandi yang menyebabkan seorang warga Natar Mapan, RT/RW. 007/002, Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka bernama Maria Oktafiana (25 tahun) yang sementara mandi meninggal dunia, pada Rabu (17/11/2021) pukul 13.30 Wita. Foto Istimewa.

 

Kronologi

 

Iptu Margono menjelaskan kronologi kejadian di mana pada Rabu 17 November 2021, sekitar Jam 13.30 Wita, korban sementara mandi di dalam kamar mandi korban, dan tiba – tiba pohon Reo yang berada di belakang kamar mandi itu tumbang dan langsung menimpa kamar mandi dan mengenai korban yang sementara mandi di dalam kamar mandi.“Kejadian ini menyebabkan korban jatuh dan pingsan di dalam kamar mandi,” kata Iptu Margono.

Atas kejadian tersebut, lanjut Iptu Margono, maka keluarga korban mengangkat korban dan membawanya ke Puskesmas Waigete guna mendapat pertolongan medis. “Namun setelah korban tiba di Puskesmas  Waigete, korban sudah meninggal dunia.Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala dan sekujur tubuh dan korban meninggal dunia,” kata Iptu Margono.
Iptu Margono menambahkan bahwa Dokter Puskesmas Waigete dr.Hellen telah melakukan pemeriksaan/visum luar terhadap korban. “Saat ini korban disemayamkan di rumah duka/rumah korban yang beralamat di Natar Mapan, Desa Egon, Kecamatan  Waigete,” kata Iptu Margono. **(Walburgus Abulat)**

Leave A Reply

Your email address will not be published.