Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Bunuh Diri di Ranong

1.327

 

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Bunuh Diri di Ranong
TKP kasus penemuan jenazah RH (30) dipasang garis polisi. TKP persisnya di kebun Sai Ranong, RT 005/RW 003, Kampung Ranong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Sekira 20 meter dari jalan raya Ndole menuju Kampung Ranong. Foto/Robert Perkasa

 

MBELILING | Pojokbebas.com | Kepolisian Sektor (Polsek) Sano Nggoang menghentikan penyidikan kasus penemuan jenazah di Dusun Ranong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kapolsek Sano Nggoang, Ipda Juharis menjelaskan, penghentian penyidikan lebih lanjut kasus tersebut karena pihak keluarga korban menolak autopsi jenazah dan tidak mau membuat laporan polisi. Pihak keluarga korban juga telah menandatangani surat pernyataan yang isinya  tidak  mempersoalkan lagi kasus kematian korban. Mereka dengan ikhlas menerima kematian korban  sebagai takdir Yang MahaKuasa.

Menanggapi penolakan keluarga korban, Kapolsek Juharis mengatakan  menghargai keputusan pihak keluarga. Dengan demikian, kata dia, kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarganya untuk melakukan pemakaman jenazah.

“Tindakan lanjutan kami  seharusnya melakukan autopsi  di RS Komodo Labuan Bajo. Tetapi dari pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Sehingga kami pun menghargai pendapat pihak keluarga  yang menolak autopsi dan sekaligus mereka tidak ingin membuat laporan polisi”, kata Kapolsek Juharis saat diwawancara Wartawan di sekitar rumah duka, Kampung Ranong, Selasa (28/6/2022) petang.

“Untuk menguatkan tindakan kami harus dibuatkan surat pernyataan penolakan oleh keluarga bahwa tidak akan mempersoalkan  lagi kasus penemuan jenazah ini. Karena pihak keluarga tidak membuat laporan polisi, maka kami pun tidak melakukan tindakan penyelidikan. Kami serahkan jenazah kembali ke pihak keluarga untuk melakukan pemakaman jenazah”, jelasnya.

Olah TKP

Kapolsek Juharis bersama Kanit Reskrim, Aipda Yohanes Renaldo Soba, SH Kanit Sabara, Bripka Siratno Sahidin Bhabinkamtibmas Hendrikus Deni beserta 4 anggota Polsek  Sano Nggoang dan
seorang anggota TNI, Kopral Dua Bernardus Mea tiba di TKP,  Selasa siang.

Hadir pula di TKP,  Camat Mbeliling, Robertus Resmianto, SP bersama anggota Pol.PP Kecamatan Mbeliling, Kepala Desa Golo Damu, Stefanus Densi bersama sejumlah staf dan sejumlah warga setempat.

BACA JUGA :  Berlabuh di Vietnam, Kapal Fregat Prancis Bikin China Makin Panas

Terpantau Media ini, tampak garis polisi dipasang sekeliling area TKP. Lokasi TKP sekira 20 meter dari jalan raya Ndole-Ranong atau sekitar 10 meter dari pondok kebun. TKP persis di antara pohon-pohon cengkeh dan juga pohon enau dekat sawah.

Jenazah RH ditemukan tak bernyawa oleh mama kandungnya  di TKP itu sekira pukul 09.00 pagi Wita. Saat ditemukan, korban dengan posisi tidur telungkup di atas sehelai  tikar.

Di sekitar jenazah tampak dua buah botol air mineral. Satu botol  berisi cairan warna biru. Tampak pula botol pestisida merk Arivo dan bungkusan pestisida merk Dangke.

Visum di Puskesmas Rekas

Usai olah TKP,  jenazah korban dibawa ke Puskesmas Rekas untuk pemeriksaan visum. Jenazah korban  dibawa ke Puskesmas Rekas menggunakan mobil ambulance EB 18 WU milik Puskesmas Rekas didampingi pihak keluarga korban, Kepala Desa dan Sekdes Golo Damu dan aparat kepolisian dari Polsek Sano Nggoang.

Turut berdukacita

Kapolsek Juharis menyatakan turut berbelasungkawa dan berdukacita sangat mendalam terhadap korban dan keluarganya. Pihak Keluarga menerima kematian ini sebagai takdir yang MahaKuasa.

“Kami harapkan pihak keluarga dan warga Kampung ini tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan yang mengganggu kamtibmas karena sudah sama-sama menerima keadaan ini.
Keluarga sudah menerima, kami pun juga menghargai pendapat pihak keluarga”, imbaunya.

Berita sebelumnya, Diduga bunuh diri, RH (30 tahun), seorang staf (Kaur Keuangan) Desa Golo Damu ditemukan tak bernyawa, Selasa (28/6) pagi Wita.

Kejadian ini terjadi di kebun Sai Ranong, RT 005/RW 003, Kampung Ranong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling.

“Kejadiannya terjadi kira-kira jam 2 malam. TKP di kebun milik orang tuanya di kebun Sai Ranong, kurang lebih 500 meter dari Kampung Ranong”, terang Kepala Desa Golo Damu, Stefanus Densi, Selasa pagi. *(Robert Perkasa)

BACA JUGA :  18 KK Petani Ndoso Gagal Panen, Tanam Padi Berbuah Batu
kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.