Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Kejar KKB Sampai Dapat

118
Bencana Selama 2020 Indonesia Tertinggi di Dunia
Jokowi Minta Penanganan Bencana Terintegrasi|Foto istimewa

JAKARTA, Pojokbebas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, yang ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB), Minggu (25/4) .

Karena itu Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau biasa disebut Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua. “Saya telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB,” tegas Jokowi, kepada media, Senin (26/4).

Jokowi memastikan bahwa di Indonesia tidak ada tempat bagi KKB. “Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air,” kata mantan Wali Kota Solo itu.

Saat ini di Beoga, Papua, sejumlah Pasukan elite TNI-Polri seperti Kopassus, Brimob, Raider telah bersiaga di Beoga, Kabupaten Puncak Papua. Selain itu ada sejumlah pasukan dari Satgas Nemangkawi dan Satgas Pamrahwan. Pasukan khusus itu sebelumnya sudah berada di Kabupaten Puncak menyusul adanya informasi berkumpulnya sejumlah kelompok OPM di Kabupaten Puncak Papua.

Kelompok besar OPM tersebut akan melakukan bakar honai di wilayah Beoga Papua dan hal ini terbukti saat honai milik Benert Tinal, Kepala Suku Distrik Beoga dibakar pada 17 April 2021. Kemudian honai inilah yang ditinjau Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha dengan motor trail sehingga terjadi penembakan.

Sebelum tertembaknya Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM juga telah menyatakan sejumlah pasukan Brimob sudah berada di Beoga, Kabupaten Puncak. Keberadaan Pasukan Khusus Polri ini untuk menjaga keamanan pasca pembakaran dan pembunuhan terhadap guru dan pelajar di Beoga. (Pb-6)

BACA JUGA :  Bahas Upaya Penguatan Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dengan PM Singapura, Jokowi: Investasi Baru Singapura Senilai USD9,2 Miliar

https://www.youtube.com/channel/UCEAFJzYcA863N_G7tmVeRwg/videos

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.