Tiga Anggotanya Ditangkap KPK, Berikut Respon Ketua IKPI Mochamad Soebakir

578
Tiga Anggotanya Ditangkap KPK, Berikut Respon Ketua IKPI Mochamad Soebakir
Ketua IKPI Mochamad Soebakir. (Foto istimewa)

 

JAKARTA, Pojokbebas.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu 10/11, menangkap tiga orang konsultan pajak, masing masing atas nama nama Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, dan Agus Susetyo.

Ketiganya ditangkap dalam kasus suap pajak yang menjerat eks direktur pemeriksaan dan penagihan pada direktorat jenderal pajak Angin Prayitno Aji, sebagai tersangka.

Menanggapi hal tersebut, ketua Ikatan konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Mohammad Soebakir memberikan tanggapannya terhadap penangkapan tersebut.

Melalui press release yang diterima Pojokbebas.com pada senin 1(5/10/21) ketua umum IKPI Mochamad Soebakir, mengungkapkan keprihatinannya atas kasus tersebut.

“Sangat prihatin atas kejadian tersebut terlebih di tengah situasi di mana Pemerintah sedang giat giatnya menghimbau masyarakat agar patuh dalam membayar pajak,”ujar Soebakir dalam release tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Soebakir memberikan apresisasi dan dukungannya terhadap KPK yang berhasil membongkar korupsi yang melibatkan dirjen pajak tersebut.

“IKPI mengapresiasi serta mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang sedang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah,”tulis Mochamad Soebakir dalam release tersebut.

IKPI mengakui bahwa seiring perkembangan teknologi yang sangat masif serta Peraturan perundang-undang perpajakan yang semakin kompleks, dengan perubahan kebijakan perpajakan, perubahan proses bisnis yang menyebabkan Wajib Pajak tidak mudah dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya

Oleh karena itu, semua anggota IKPI harus berpijak pada kode etik yang merupakan kaidah moral yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap dan bertindak bagi setiap anggota dalam melaksanakan tugas profesi secara profesional, objektif, independen, dan berdedikasi tinggi serta penuh tanggung jawab

Dalam Kode Etik IKPI mengatur larangan untuk menerima setiap ajakan dari pihak manapun untuk melakukan tindakan yang diketahui atau patut diketahui melanggar peraturan perundang undangan perpajakan

Adapun sanksi terhadap Pelanggaran Kode Etik oleh anggota IKPI dapat berakibat pengenaan sanksi mulai dari teguran tertulis hingga pemberhentian tetap.

Sebelumnya diberitakan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) pada Rabu 10/11, pekan lalu menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus suap Mantan Pegawai direktorat Jenderal pajak Angin Prayitno Aji.

Selain ke tiga (3) orang konsultan pajak, KPK juga menangkap kepala kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama di Bantaeng , Sulawesi Selatan bernama Wawan Ridwan.

Dengan penagkapan ini, total tersangka yang ditangkap KPK atas kasus ini sejumlah enam(6) orang.

Berikut enam tersangka yang ditahan kpk yang berhasil dihimpun pojokbebas

1. Eks Direktur Pemeriksaan dan penagihan pada direktorat Jenderal Pajak, Angin Prayitno Aji (APA)
2. Eks Kepala Subdirektorat kerja sama dan Dukungan pemeriksaan pada direktorat jenderal pajak, Dadan Ramdani (DR)
3. Konsultan Pajak, Aulia Imran Maghribi (AIM)
4. Konsultan Pajak,Ryan Ahmad Ronas (RAR)
5. Kuasa Wajib Pajak, Veronika Lindawati (VL)
6. Konsultan Pajak, Agus Susetyo (AS). ***(Rafael Rela)

Leave A Reply

Your email address will not be published.