kominfo iklan

Truk Colt Diesel “Karya Mandiri” Terbakar

578
Truk Colt Diesel "Karya Mandiri" Terbakar
Mobil Mitsubshi Colt Diesel “Karya Mandiri” nomor polisi EB 8456 G  terbakar, Kamis (11/8/2022) sekira pukul 17.00 Wita.

 

SANO NGGOANG | Pojokbebas.com | Dua kecelakaan tragis terjadi di ruas jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng dalam waktu berbeda dan TKP yang berbeda. Sebuah dum truk  Mitsubitsi Colt Disel Nomor Polisi  B 9402 Vz terperosok ke jurang.

Beberapa jam kemudian, satu mobil Mitsubshi Colt Diesel “Karya Mandiri” nomor polisi EB 8456 G terbakar.  Insiden kebakaran ini terjadi ketika truk Karya Mandiri mengangkut barang-barang dari dum truk yang terperosok ke jurang.

Kronologi kejadian

kabupaten sika

Kamis (11/8/2022) sekira pukul 03.00 Wita, sebuah dum truk  Mitsubitsi Colt Disel Nomor Polisi  B 9402 Vz warna kuning terperosok ke jurang. Lakalantas tunggal ini terjadi di Pertigaan Dopo, Ceko Ndeko, Desa Kempo, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto melalui Kasat Lantas Iptu Royke Weridity menjelaskan, lakalantas ini terjadi ketika dum truk mitsubitsi bermuatan kurang lebih 6 ton meluncur dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai.

“Mobil tersebut mengangkut alat kesehatan yang akan dibawa ke pulau Sumba. Alat kesehatan tersebut semuanya sudah dievakuasi dan dipindahkan ke mobil yang lain”, ujarnya.

Iptu Roy lebih jauh menjelaskan, dum truk naas itu dikemudikan sopir bernama Madhata. Pria ini kelahiran Serang, 15 Januari 1983. Alamat Kampung Eurih, RT/RW 020/006 Kel/Desa Kramat Laban, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Sopir tersebut ditemani oleh seorang kondektur bernama Roheli (34) asal Taman Kota, Blok B1/36.RT/RW 08/05, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan.

Rem blong

Roy menyebutkan penyebab kecelakaan itu karena rem blong sehingga pengemudi sulit untuk mengendalikan lajunya kendaraannya di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa. Sopir dan seorang kondekturnya mengalami luka-luka.

BACA JUGA :  Merasa Difitnah oleh Opini Edi Hardum, Darus Layangkan Somasi

“Akibat dari kecelakan tersebut, pengemudi mengalami luka berat di tangan dan patah tulang selangkang bahu. Sementara  kondekturnya mengalami luka dan patah tulang bagian pinggang. Sudah dipastikan tidak ada korban jiwa dalam lakalantas tersebut”,
terang Iptu Roy.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata di TKP menerangkan, Sopir truk menderita luka-luka dan dilarikan ke RS Siloam, sedangkan kondekturnya dibawa ke puskesmas Wae Nakeng, Lembor.

Angkut barang alkes Dinkes Matim

Dari kepingan fakta yang ditemukan Pojokbebas.com di TKP dan berdasarkan keterangan warga  yang dihimpun di sekitar TKP diketahui  bahwa truk yang terperosok ke jurang itu mengangkut barang pesanan Pemkab Matim berupa alat kesehatan/alat penunjang medik fasilitas kesehatan Puskesmas (Dak Reguler) dengan nomor ID paket AKI-P2204-606517.

Tercatat jenis barang pesanan tersebut antara lain  9 unit Rayto chemistry analyzer RT-1904C dan 9 unit WAP Lab Hematology analyzer WP-360 dengan penyedia/distributor pelaksana PT. Wira Pitoe Usaha Bersama yang beralamat di Ruko Buaran Persada No. 10 Jl. Jenderal Polisi Soekamto, Duren Sawit Jakarta Timur 13450.

obor ormas

Dari dokumen yang ditemukan berserakan di TKP diketahui bahwa barang-barang tersebut dikirim kepada Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, alamat Kelurahan Rana Loba, Kompleks Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Up Bapak Benediktus Samsu 08135740940. No.Aks : AKI P2204-606517.

Selain itu, ada juga barang lainnya berupa aki dan puluhan panel tenaga surya berukuran kira-kira 3×2 meter.

Truk kayu “Karya Mandiri” terbakar

Kamis (11/8/2022) sekira pukul 17.00 Wita, satu unit mobil Mitsubshi Colt Diesel “Karya Mandiri” nomor polisi EB 8456 G  terbakar. Insiden kebakaran ini terjadi di Nampar, Desa Golo Leleng, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat.

BACA JUGA :  Ketua DPD II Golkar Mabar, Rofinus Rahmat : Mendukung Edi-Weng adalah Keputusan Ideal Golkar Saat Ini.

Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto melalui Kapolsek Sano Nggoang, Ipda Juharis  menerangkan kendaraan yang terbakar itu dikemudikan Yohanes Ngadha (47) alamat Bambor, Desa Watu Wangka, Kecamatan Mbeliling.

Dia jelaskan, kendaraan yang terbakar itu merupakan kendaraan  yang mengangkut barang alat kesehatan dari drum truk yang mengalami kecelakaan sebelumya di Ceko Ndeko, pertigaan Dopo.

“Saat dalam perjalanan, pengemudi melihat dari kaca spion muncul api dari dalam bak mobil. Sopir kemudian menepikan kendaraannya dan mematikan mesin mobilnya seraya berteriak minta tolong kepada warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian perkara,” ujar Ipda Juharis

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Namun semua barang muatannya serta bagian dalam bak mobil juga hangus terbakar. ”Sampai saat ini belum diketahui pasti, asal sumber api,” terang Ipda Juharis.

Terpisah, Arnoldus Yakobus Kartono (44), pemilik truk “Karya Mandiri” membenarkan insiden tragis tersebut. Tono menjelaskan, kendaraannya disewa 1,5 juta rupiah untuk mengangkut barang muatan truk yang terperosok ke jurang Ceko Ndeko. Barang-barang tersebut  hendak dibawa ke Ruteng, Kabupaten Manggarai.

“Oto saya disewa 1,5 juta muat barang ke Carep-Ruteng. Total muatan  sekitar 6 ton berupa aki dan panel PTS dan barang lainnya.
Sebenarnya oto saya kemarin mau ke Wae Jare muat kayu di sana. Pada saat oto start ke sana, tiba tiba mereka datang  hubungi saya untuk muat barang-barang dari Truk yang terguling kemarin”, jelas Tono ketika ditemui Media ini di TKP, Jumat (12/8/2022) siang Wita.

Tono menduga, kendaraannya terbakar akibat kosleting kabel aki dengan panel tenaga surya yang dimuat di dalam truknya. Beruntung kemarin, saat kebakaran ini ada air di sini untuk memadamkan api. Kebetulan di depan rumah bapak Bone dekat TKP  ada air”, kata Tono.

BACA JUGA :  4,1 Ha Sawah di Watu Wangka, 3 Ha Wae Lolos Terdampak Banjir

Tono  meminta ganti rugi sebesar 50 juta rupiah kepada pemilik barang yang meminta jasanya. Terpantau di TKP,  barang-barang yang yang terbakar dievakuasi menggunakan drum truk nomor polisi EB 9221 P

Tampak di TKP, sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Lembor bersama warga setempat mengevakuasi  barang-barang yang rusak terbakar api dari TKP ke drum truk nopol EB 9221 P, selanjutnya dibawa ke Polsek Lembor untuk diamankan.

Kapolsek Lembor, Ipda Leonardo Marpaung menjelaskan, pihaknya hadir di TKP hanya untuk mengamankan TKP dan  Barang Bukti (BB) setelah berkoordinasi dengan Polsek Sano Nggoang dan Polres Mabar.

“Kami hadir di TKP hanya mengamankan TKP dan BB. TKP kebakaran ini terjadi dekat dengan wilayah hukum Polsek Lembor”, kata Ipda Leo, Jumat (12/8/2022) siang Wita. (Robert Perkasa)

knpi
hanura

Leave A Reply

Your email address will not be published.