Unika Santu Paulus Gelar acara Wisuda 608 Peserta, Ini Pesan Prof.Dr. Yohanes Servatius Lon

56
Unika Santu Paulus Gelar acara Wisuda 608 Peserta, Ini Pesan Prof.Dr. Yohanes Servatius Lon
Rektor Universitas Katolik Indonesiaa (Unika) Santu Paulus Ruteng, Prof. Dr. Yohanes Servatius Lon. M.A, dalam acara puncak Wisuda Sarjana dan ahli madya, sabtu 13/11. (Foto: Website Unika St. Paulus Ruteng)

 

RUTENG, Pojok Bebas.Com – Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat, menuntut Setiap manusia untuk kreatif dan inovatif dalam pekerjaan yang sedang dan akan ditekuninya.

Hal ini perlu dimiliki, dalam rangka menghadapi tantangan dan persaingan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam rangka itu, maka pengalaman akademis serta non akademis menjadi pendukung dan penunjang untuk meningkatkan daya kreatifitas dan inovatif dalam dirinya.

Demikian pesan yang disampaikan Rektor Universitas Katolik Indonesiaa (Unika) Santu Paulus Ruteng, Prof. Dr. Yohanes Servatius Lon. M.A, dalam acara puncak Wisuda Sarjana dan ahli madya, sabtu 13/11.

“Semoga semua pengalaman akademis dan nonakademis di lembaga ini mampu menjadikan wisudawan seorang sarjana dan ahli madya yang mandiri, kreatif, dan produktif di era digital” ungkap Rektor yang biasa dipanggil Romo Jhon tersebut.

Dalam acara yang digelar secara Virtual melalui platfor Zoom meeting dan disiarkan secara live streaming melalui kanal youtube tersebut, Prof Jhon mengungkapkan bahwa peran kampus selain membekali para wisudawan/ wati dengan Intelektual juga ada bekal lain yakni moralitas dan religiositas. Bekal ini kiranya mampu membuat survive (bertahan) dalam menghadapi tantangan karena perubahan yang begitu cepat

“Almamatermu telah membekali Anda dengan bekal intelektual, moral dan religius agar Anda bisa survive dalam dunia yang penuh tantangan karena perubahan yang begitu cepat,” lanjut Jhon yang beberapa bulan lalu baru saja menerima gelar guru besar itu

Senada dengan Prof Jhon, Rini Banggur, Salah satu dosen pada prodi PG Paud di Universitas tersebut ketika diminta keterangannya oleh pojokbebas.com mengungkapkan bahwa ditengah perkembangan teknologi yang begitu masif, perlu ada inisiatif untuk menelurkan kreafitas dan inovatif dalam bekrja.

 

“Para wisudawan/wati yang dikukuhkan hari ini adalah calon pencari kerja baru. Mereka harus bersaing dengan ribuan pencari kerja lain, karena itu, perlu inisiatif untuk membangkitkan kreatifitas dan inovatif, mengingkat mereka berada di zaman yang perkembangan teknologi dan informasinya begitu masif” ungkap lulusan Magister Universitas Nasional Jakarta itu.

Di lansir dari website kampus Unika unikastpaulus.ac.id, peserta yang diwisuda berjumlah 608 orang dengan rincian 575 lulusan sarjana dan 33 lulusan ahli madya. Ke-608 lulusan sarjana dan ahli madya ini berasal dari 8 program studi yang tersebar di dua fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes).

Dari total tersebut sebanyak 51 orang diantaranya lulus dengan predikat dengan pujian (cum laude).*(Rafael Rela)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.