kominfo iklan

Urgensi Pemberdayaan Politik Kelompok Rentan di Sikka

Oleh:Tanti Maria (Anggota JW Pena Inklusi)

103

 

Penulis / Tanti Maria

BELUM pamit dari ingatan kita, gegap gempita Sinode II Keuskupan Maumere masih terngiang di telinga setiap umat Keuskupan Maumere. Paroki Nita tempat diselenggarakannya Sinode II Keuskupan Maumere tepatnya di Aula St. Petrus Rita Piret menjadi saksi bisu bagi para peserta Sinode yang datang dari 38 Paroki se-Keuskupan Maumere, bergulat dengan sejumlah persoalan pelik yang mendera kehidupan umat/masyarakat.

Tercatat ada 7 (tujuh) program pokok yang menjadi materi utama dan dibahas selama kegiatan Sinode berlangsung. Diantaranya pemberdayaan pelayan pastoral, pemberdayaan keluarga, pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan politik, pemberdayaan solidaritas, pemberdayaan ketahanan budaya dan iman dan pemberdayaan organisasi pastoral.

Dari 7 (tujuh) program pokok yang diangkat dalam sinode II Keuskupan Maumere, terdapat salah satu persoalan krusial yang menjadi kegelisahan semua umat/masyarakat. Persoalan dimaksud adalah, “belum ada Pendidikan Politik Kritis Bagi Umat/Masyarakat”. Pemberdayaan politik umat/masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Permasalahan pendidikan politik yang diangkat saat Sinode II Keuskupan Maumere menegaskan bahwa umat/rakyat tidak pernah diberdayakan secara politik dan diduga yang terjadi selama pemilu berlangsung dari periode keperiode adalah proses pengaburan politik.

Jika dugaan pengaburan politik tidak benar, pertanyaan yang mencuat adalah mengapa umat/masyarakat mengeluh belum ada pendidikan politik kritis?

obor ormas

Berangkat dari kegelisahan umat/masyarakat terkait pemberdayaan politik warga, dapat disimpulkan, bahwa saat ini menjelang tahun politik, pendidikan politik kritis menjadi penting dan mendesak. Pendidikan politik yang diharapkan harus menyasar kepada semua lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan (Difabel, LGBT, Generasi Milenial, Perempuan Kepala Keluarga, Masyarakat Adat dan kelompok lainnya).

Kelompok rentan membutuhkan asupan pengetahuan politik kritis dan menjadi pemilih cerdas/rasional, karena mereka tidak ingin menjadi pemilih tradisional yang selalu dijadikan obyek politik. Kelompok rentan mendambakan adanya perlakuan yang sama dan setara dengan masyarakat umum lainnya. Mereka punya hak yang sama untuk berpartisipasi, mendapat asupan informasi yang baik dan benar tentang demokrasi dan politik.

Menjelang tahun politik, pendidikan politik kritis bagi kelompok rentan penting dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta kesadaran untuk berpartisipasi secara aktif dalam pemilu.

Pendidikan politik kritis yang diberikan, selain untuk mendongkrak pengetahuan, wawasan dan kemudahan mengakses informasi tentang demokrasi dan politik juga bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan partisipasi kelompok rentan di dunia politik praktis.

Dan pada porsi yang lain, Pendidikan politik kritis juga bertujuan untuk membangun kesadaran dan pemahaman kelompok rentan untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan publik termasuk menyukseskan pemilu serentak 2024 mendatang.

Dengan demikian, kelompok rentan tidak lagi menjadi obyek politik para elite politik, tetapi subyek politik yang memiliki posisi tawar dan daya saing tinggi, memiliki pengetahuan yang cukup dan mampu menentukan pilihan politik secara bebas dan cerdas. Harapannya suatu saat nanti, kelompok rentan tidak saja menjadi pemilih yang kritis, tetapi diharapkan terlibat sebagai pelaku politik itu sendiri.

Seiring harapan, cita-cita dan semangat kelompok rentan untuk mengambil bagian dalam urusan politik (Pemilu) alangkah indahnya para pemangku kepentingan memberi porsi kepada kelompok rentan untuk menimbah ilmu politik sebagaimana warga negara yang lain.

Kelompok rentan hendaknya menjadi target Pendidikan politik kritis baik dari pemerintah, partai politik maupun praktisi politik lainnya. Perlu diingat bahwa pemilih cerdas merupakan salah satu syarat untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas.*

knpi
BACA JUGA :  Jawaban untuk Senior Alexander Longginus
hanura

Leave A Reply

Your email address will not be published.