Usai Belajar di Jepang, Dua Orang Muda Paroki Wae Kajong Siap Jadi Agen Perubahan Desa dan Paroki

Laporan Wall Abulat (Jurnalis, Kolumnis dan Penulis Buku)

KAJONG, Pojokbebas.com – Dua Orang Muda Paroki Santa Maria Immaculata Wae Kajong, Keuskupan  Ruteng yakni Angela Biu dan Yohanes Ali (dari Kenda) bergabung dengan puluhan orang muda dari Afrika, Asia, dan utusan negara lainnya mengikuti belajar kepemimpinan selama 9 bulan di Jepang sejak April  hingga Desember 2023. Setelah kembali dari Jepang, dua sosok orang muda ini berkomitmen untuk menjadi agen perubahan bagi warga desa dan Paroki setempat.

Kesiapan dua orang muda ini  disampaikan Pastor Paroki Wae Kajong, RD. Bernard Palus yang dihubungi Pojokbebas.com pada Senin (18/12/2023).”Sekembali dari Jepang, dua partisipan siap membangun desa dan paroki,” kata Romo Bernard.

Romo Bernard menjelaskan bahwa dua utusan oranag muda  dari Paroki Wae Kajong   itu bersama utusan orang muda Asia dan Afrika belajar kepemimpinan selama 9 bulan di Asian Rusal Institute Jepang.

Usai Belajar di Jepang, Dua Orang Muda Paroki Wae Kajong Siap Jadi Agen Perubahan Desa dan Paroki
Utusan Paroki Santa Maria Immaculata Wae Kajong Angela Biu berpose bersama Pemilik Usaha di Bidang Pertanian di daerah Tochigi Jepang. Gambar diabadikan pada Juli 2023. Foto Dokumen Pribadi.
BACA JUGA:
Presiden Joko Widodo Mengapresiasi Pabrik Gula di Tengah Kelesuan Ekonomi Saat Ini
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More