Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Buka Lumbung Pangan di Daerah

66
Presiden Jokowi mengembangkan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa, tepatnya di di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah|Foto dok|Sekretariat Presiden

 

JAKARTA, Pojokbebas.com-Presiden Jokowi mengembangkan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa, tepatnya di di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Langkah pemerintahan Jokowi yang menyediakan sumber cadangan logistik nasional tersebut untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri.

“Saya kira kita tahu semuanya, FAO sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional,” kata Jokowi saat berada di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020), sebagaimana diberitakan lewat kanal youtube Sekretariat Presiden.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

bupati

Edy Pratowo, Bupati Kabupaten Pulang Pisau|Foto dok|Sekretariat Presiden

Setelah meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan baru di Kabupaten Kapuas, presiden bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan sejumlah menteri terkait lainnya juga meninjau lokasi pengembangan serupa yang ada di Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau. Di kabupaten tersebut, terdapat kurang lebih 10.000 hektare lahan potensial yang nantinya akan dikembangkan menjadi lumbung pangan baru.

Presiden berjanji, tahun ini setidaknya akan diselesaikan terlebih dahulu lahan seluas 30.000 hektare dan akan meningkat hingga dua tahun ke depan. “Tahun ini akan kita selesaikan kurang lebih 30 ribu hektare terlebih dahulu. Kemudian berikutnya dalam 1,5 sampai maksimal 2 tahun akan ditambah lagi 148.000 hektare baik itu di Kabupaten Pulang Pisau maupun Kapuas,” kata Jokowi.

Kementerian Pertahanan akan bertindak sebagai leading sector untuk pengembangan lumbung pangan nasional baru tersebut. Kementerian Pertahanan akan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA :  Maknai Hari Sumpah Pemuda, PDIP Resmikan Sekolah Partai

“Menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke Pak Menhan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati,” kata Presiden Jokowi. (Pb-1)

kominfo iklan

Leave A Reply

Your email address will not be published.