Gubernur NTT, Viktor Laiskodat: Pendidikan Pancasila Harus Membentuk Karakter Cinta Toleransi

Gubernur NTT dan BPIP
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Hariyono di ruang kerja Gubernur, Senin (31/8) | foto siaran pers (by Meldo N)

 

Kupang, Pojokbebas.com. Pendidikan Pancasila tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan tentang Pancasila. Lebih dari itu, Pendidikan Pancasila harus dapat membentuk karakter para peserta didik, atau generasi mudah bangsa.

Dalam konteks keindonesiaan, karakter yang dimaksudkan adalah mencintai kebhinekaan atau keragaman, dan saling menghormati perbedaan. Hal ini disampaikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Hariyono di ruang kerja Gubernur, Senin (31/8)

Bangsa kita, terang Gubernur dalam kesempatan itu, adalah bangsa besar dengan perbedaan yang sangat banyak mulai dari suku, budaya, bahasa, hingga warna kulit. Bukan hanya soal tahu tapi harus bisa paham makna dibalik keanekaragaman itu. Harus meyakini itu adalah bagian dari kita. Toleransi kita jaga. Maka dengan itu nasionalisme kita akan tercipta dengan semangat persatuan,” jelasnya.

BACA JUGA:
Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Cristo Re Maumere di Desa Wisata Koja Doi
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More