Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bamsoet Ingatkan Bantuan Sosial Pemerintah Harus Tepat Sasaran

(Bamsoet Undercover)

Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bamsoet Ingatkan Bantuan Sosial Pemerintah Harus Tepat Sasaran
Bamsoet saat ngobrol santai (Ngobras) dengan para pengemudi ojek online dan pemilik warung tegal di kawasan Gondangdia, Jakarta, Minggu (20/9). (Foto istimewa)

 

JAKARTA, Pojokbebas.Com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berempati dengan kehidupan para pekerja informal, seperti ojek online sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Terlebih saat ini DKI Jakarta sedang memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang mengharuskan warga mengurangi berbagai aktivitas di luar rumah. Seperti apa kehidupan masyarakat dimasa PSBB Jilid II?

Sabtu pagi, sepeti biasa Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memulai kegiatan akhir pekannya dengan bertemu berbagai kalangan seperti yang tampak dalam tayangan acara UNDERCOVER di akun YouTube-nya, Bamseot Channel.

Memang berbeda dengan PSBB sebelumnya, kali ini pengemudi ojek online diperbolehkan membawa penumpang, dengan syarat mematuhi protokol kesehatan. Namun, order penumpang tetap turun. Di satu sisi menunjukan ketaatan warga mematuhi PSBB dengan mengurangi aktifitas di luar rumah, di sisi lain membawa dampak ekonomi yang cukup signifikan terhadap pendapatan ojek online, maupun kalangan usaha lainnya. Karena itulah pentingnya pemerintah DKI Jakarta mendistribusikan bantuan secara merata, agar mereka yang terdampak PSBB seperti pengemudi ojek online, bisa tetap menghidupi diri secara layak,” ujar Bamsoet usai ngobrol santai (Ngobras) dengan para pengemudi ojek online dan pemilik warung tegal di kawasan Gondangdia, Jakarta, Minggu (20/9).

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More