Manggarai Timur Darurat ODGJ, Butuh Perhatian Semua Pihak

 

Manggarai Timur Darurat ODGJ, Butuh Perhatian Semua Pihak
Anggota DPRD NTT Fraksi PKB Yohanes Rumat saat mengunjungi penderita ODGJ di pinggir Sungai Wae Musur beberapa waktu lalu. Foto : Istimewah

 

BORONG, Pojokbebas.com- Kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Manggarai Timur, NTT terus meningkat. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur menyebutkan, hingga juni 2020 tercatat sebanyak 420 orang penderita gangguan jiwa di daerah itu.

Angka ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan data penyebaran ODGJ di Provinsi NTT. Di NTT sendiri, Kabupaten Ende tercatat sebagai daerah dengan kasus ODGJ tertinggi dengan 775 kasus. Setelah Ende, Kabupaten Sikka tercatat 526 kasus, TTU 470 kasus, Manggarai 460 kasus dan Manggarai Timur yang berada pada urutan kelima.

Dari 420 di Matin itu, terdapat 57 orang ODGJ yang sudah dijangkau dengan pelayanan kejiwaan promotif dari dinas kesehatan atau sekitar 13.57 persen. Terkait data ODGJ ini, anggota DPRD Provinsi NTT Yohanes Rumat mengaku prihatin dengan tingginya jumlah ODGJ di NTT khususnya di daerah asalnya di Manggarai Timur.

BACA JUGA:
Jokowi Dorong Pemanfaatan dan Realisasi Dana Desa Tahun 2022
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More