Kebobrokan Kapitalis dalam Narasi Geotermal di Ngada

Oleh Fr. Ando Roja Sola, SVD,  Anggota Ikatan Milenial Ngada-Maumere (IMADA MOF)

Kebobrokan Kapitalis dalam Narasi Geotermal di Ngada
Penulis / Fr. Ando Sola, SVD

 

MASYARAKAT semakin menderita bertanda kebobrokan kapitalis semakin meraja lela. Narasi dalam bentuk iming-iming kesejahteraan atas tenaga panas bumi di Flores dipakai sebagai tajuk yang cukup menjanjikan. Proyek geotermal di Mataloko, Ngada Nusa Tenggara Timur pantas disebut sebagai “narasi kepemimpinan kapitalis”. Ini sistem kapitalisme modern yang memperbudak masyarakat Ngada mengatasnamai kesejahteraan secara ekonomi. Hingga saat ini proyek pembangunan kapasitas listrik menggunakan tenaga panas bumi kian berkembang meretas etika ekologi hingga menimbulkan ribuan pertanyaan. Selain itu sikap pemerintah kabupaten Ngada masih berdiri di ambang batas entah mau melanjutkan proyek atau membatalkan proyek tersebut, hal ini jelas menggambarkan ketimpangan kebijakan yang kurang etis. “Bapak pemerintah yang terhormat, masyarakat terlanjur memahami istilah-istilah geologi matematis sebagai iming-iming yang sudah direnggut dari lahan perkebunan dan atap seng yang berkarat”.

BACA JUGA:
Pemilih dan Strategi Komunikasi Politik Politisi
Berita Terkait
2 Komen
  1. Wilhelmus Muga berkata

    Pemda Ngada dan Pemprov NTT sudah memberikan ijin. Sekarang tinggal kita bersiaplah bagaimana menghadapi pelaksanaan program tersebut kemudian terjadi human eror. Pemerintah tentu nya harus bertanggung jawab…

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More